Sejak diberlakukannya sistem OSS berbasis risiko, seluruh perizinan berusaha di Indonesia dimulai dari satu dokumen: Nomor Induk Berusaha (NIB).
Apa itu NIB?
NIB adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS. Selain sebagai identitas, NIB sekaligus berlaku sebagai Angka Pengenal Importir (API) dan hak akses kepabeanan.
Tingkat risiko menentukan izin
Pendekatan berbasis risiko berarti tidak semua usaha membutuhkan izin yang sama:
- Risiko rendah: cukup NIB.
- Risiko menengah rendah: NIB + sertifikat standar (pernyataan mandiri).
- Risiko menengah tinggi: NIB + sertifikat standar terverifikasi.
- Risiko tinggi: NIB + izin dari instansi berwenang.
Tingkat risiko ditentukan oleh kode KBLI yang dipilih saat pendaftaran. Karena itu, pemilihan KBLI adalah keputusan paling penting dalam proses perizinan, sekaligus yang paling sering keliru.
Kewajiban setelah izin terbit
Perizinan bukan akhir cerita. Pelaku usaha wajib menyampaikan LKPM secara berkala, dan sektor tertentu memiliki kewajiban pelaporan tambahan seperti SIINAS bagi perusahaan industri.
Jika Anda ragu KBLI dan perizinan usaha Anda sudah tepat, tim kami dapat membantu melakukan audit kepatuhan perizinan menyeluruh.